Monday, April 21, 2025

Review film, Pengepungan Bukit Duri

 Kelar nonton film karya Joko Anwar mata saya kliyengan.

Adegan dengan pengambilan gambar gambar goyang² dan shoot maju mundur bkn mata terutama yg masih pemulihan abis operasi seperti saya jadi tersiksa. Beberapa kali saya menundukkan kepala bukan karena tidak tahan melihat adegan kekerasan yang berdarahdan sadis, tetapi karena mata terasa perih. Buat penyandang epilepsi juga harap hati² sepertinya.

Melihat film pengepungan bukit duri seperti merasakan kemarahan joko anwar merespon kondisi negara saat ini.

Distopia mulai terasa di pemerintahan Prabowo dengan kebijakan dan respon asal-asalan sang presiden yang membuan menteri selevel Srimulayni saja puyeng.
Situasi geopoliti yang karut marut menjadi salah satu penyebanya, selain kondisi keuangan negara dengan utang segunung.
iya, Film ini termasuk bergenre Distopia .
sejak awal terasa ekskalasi kekejamannya dan terus meningkat sampai di akhir film.
Buat yg tensi tinggi hati2 aj nonton..
Juga yang sedang pemulihan mata seperti saya . harusnya ada disaclaimer dari awal film, atau Joko Anwar tidak tahu bahaya film ini untuk bebrapa orang dengan kondisi tertentu?

Bisa jadi Pengepungan Bukit Duri menjadi film "terganas" diawal tahun ini.

No comments:

Post a Comment