Monday, April 21, 2025

Majjhima Patipada

 
Belakangan ini saya sering bertemu angka kembar ketika melihat jam. Minimal dua kali dalam sehari, saat melihat jam ketemu angka yang sama.

Kemudian secara kebetulan pula pagi ini di sosmed saya melintas ceramah bikku Budha tentang Majjhima Patipada atau jalan tengah.
Spontan ingatan saya menautkannya dengan pengalaman visual bertemu waktu dengan angka kembar atau kebalikan tapi angkanya sama. Misal 03-30 seperti foto dibawah.
Naluri manusia adalah otak Atik gathuk. Itu tak bisa dipungkiri ya. bhahaha. Itu terjadi saat saya coba mikir² dengan segenap asumsi yang dituntun emosi tentu saja. Ada apa ini? Kebetulan atau ada makna dibaliknya.
Apalagi diumur sekarang yang banyak hal selalu berusaha dicerna dulu.tak buru2 disimpulkan atau diabaikan.
Setelah mengendap, kemudian pikiran saya mencerna ada keterkaitan antara pengalaman visual saya (sebagai makluk yg selama ini bekerja dengan visual) dengan nilai² yang terkandung dalam kehidupan.
Banyak ajaran dan doktrin yang selama ini keluar masuk di kepala saya.
Yang pertama tentu saja doktrin keimanan sesuai agama yg saya dapat turun temurun. Nilai-nilia yang ditanamkan oleh orang tua saya sesuai pemahamannya tentu saja. Juga oleh guru² saya.
Ada yang bisa saya terima ada yg saya tolak dengan berbagai alasan.
Kemudian sejalan dengan waktu banyak pengetahuan yang masuk ke kepala saya karena saya cari atau yang secara tiba-tiba saja hadir. Seperti kebetulan. Meski dengan pemahaman saya terkait algoritma sekarang.
Tak ada yang tiba-tiba.
Tak ada yang kebetulan.
Pasti ada rekaman yang bisa saja muncul kapan saja menjadi sesuatu yang berkesan seperti baru, padahal itu adalah panggilan kembali berdasarkan apa yang sudah terinput.
Ya dengan logika algoritma sosmed lah.yang saat ini kita rasakan.
Kembali ke Majjhima Patipada atau jalan tengah.
Ia adalah konsep dalam agama Buddha yang merujuk pada "Jalan Tengah" atau "Cara Tengah" untuk mencapai pencerahan.
Cara mencapainya adalah menghindari dua hal ekstrim. Misal soal kesenangan. Jangan berlebihan saat sedang senang, sebaliknya jangan berlarut saat sedang kesusahan. Ambil tengahnya saja.
Nah, soal visual angka kembar itu saya tafsirkan sebagai petunjuk jalan tengah yang semoga jadi pedoman hidup saya sendiri saat menjalani sisa hidup ini
(ciehh. Sok tua)

No comments:

Post a Comment