Wednesday, May 21, 2025

Taksonomi Bloom dan logika AI

 Lagi ramai orang menyoal wapres Gibran yang di beberapa kesempatan "mengenalkan" teknologi AI dan mendorong pengajaran AI di sekolah-sekolah.

Beberapa waktu lalu, Gibran Rakabuming menerima audiensi komunitas anak muda pecinta Artificial Intelligence (AI) di Kantor Wapres, Jl. Medan Merdeka Utara, Jakarta, Jumat (28/02/2025). Dalam pertemuan tersebut, Wapres menegaskan bahwa inovasi berbasis AI merupakan salah satu pendorong utama kemajuan bangsa, sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto dalam mempercepat transformasi digital di Indonesia.

Lalu, kenapa banyak orang mempersoalkan Gibran yang seperti membabi buta soal Ai? apa yang di kawatirkan?

Selama ini banyak pengamat menilai pengembangan kemampuan berpikir siswa baik dari SD sampai SMA masih kurang.

Taksonomi bloom yang mengajarkan bagaimana cara berpikir terstruktur yang meliputi kemampuan mengingat, memahami, mengaplikasikan, lalu menganalisis dan mengevaluasi belum sepenuhnya dipelajari oleh siswa. 

Kemampuan guru untuk memberikan materi taksonomi bloom belum semua bisa menyampaikan secara mendetail dan jelas. . Kalau toh sudah disampaikan, apakah sudah semuanya, atau baru di tahapan ke berapa?  Itu yang harus di evaluasi dulu.

Untuk masuk ke tahapan logika penggunaan AI, kalau tidak didasari kemampuan mengerti dna memahami taksonomi bloom, ya akan fatal akibatnya. 

Kejaidannya dalam membuat prompt pasti akan asal-asalan. 

Contoh Mata pelajaran Desain Grafis: Dengan taksonomi bloom Siswa dapat mengaplikasikan prinsip desain grafis untuk membuat desain yang efektif, menganalisis desain yang ada, dan menciptakan desain baru. Kalau proses itu sudah bisa dilakukan, saat meminta asistensi dari Ai prosesnya akan benar dan hasil pembuatan promptnya juga lebih terstruktur.


AI adalah asisten kita, kalau perintahnya tidak tepat, hasilnya pun akan meleset dari yang diminta. Ketika bekerja dengan Ai, mental yang harus kita siapkan adalah mental manager. Mental pemimpin proyek yang paham dengan proyek yang dikerjakannya. 

Dengan pemahaman taksnonomi bloom yang mumpuni, itu bisa dilakukan





No comments:

Post a Comment